Penipuan PUBLIK!! Ternyata Anak Amien Rais Ngibul Soal Data Bank Dunia - IndoToday.net - Majalah Inspirasi Untuk Kita Semua

Minggu, 01 April 2018

Penipuan PUBLIK!! Ternyata Anak Amien Rais Ngibul Soal Data Bank Dunia


Jakarta – Bank Dunia membantah secara tegas pernah mengeluarkan laporan mengenai status penguasaan lahan di Indonesia.

Country Director World Bank for Indonesia, Rodrigo A Chaves menyayangkan adanya politikus yang membawa-bawa namanya.

“World Bank tidak pernah menerbitkan laporan seperti itu. Sangat jelas saya katakan bahwa itu tidak benar,” ungkap Rodrigo sebagaimana dilansir Detik.com Selasa (27/3/2018).

Hal ini berawal dari pernyataan tokoh senior Amien Rais yang menyebut bahwa program pemberian sertifikat tanah oleh Presiden Jokowi merupakan pengibulan. Sebab, kata dia sebanyak 74% lahan di Indonesia masih dikuasai segelintir orang.

Lihat Juga : Video™ : Jika Jokowi Hanya Ingin Berkuasa Tak Perlu Membangun Seluruh Jalan Di Indonesia!!
Wakil Ketua Umum PAN sekaligus putra Amien Rais, Hanafi Rais ikut bersuara. Dia menegaskan bahwa pernyataan ayahnya berdasarkan data Bank Dunia yang dikeluarkan pada 2015.

Rodrigo A Chaves mengatakan bahwa pemerataan kepemilikan tanah di Indonesia bukan isu yang baru. Namun dia menilai semakin tahun kepemilikan lahan di Indonesia semakin menyebar.

“Pemerataan semakin tahun semakin meningkat,” kata Ridrigo.

Dia juga mengatakan, bahwa 74% lahan di Indonesia sebenarnya milik negara. Kebanyakan lahan itu pun dikelola oleh pemerintah, bukan pihak swasta.

“Ingat bahwa 74% tanah yang ada itu milik negara dan dikelola oleh penerintah. Saya tidak mengerti kenapa ada orang membuat isu politik,” tuturnya.

Asal kutip

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Danik Eka Rahmaningtyas menduga politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais telah melakukan kebohongan publik dan bikin hoaks kian menjamur.

“Hanafi Rais sudah jelas-jelas asal kutip. Bank Dunia saja sudah membantah tidak pernah mengeluarkan data itu,” tegas Danik di Jakarta, Rabu (28/3/2018) dilansir Tribunnews.com.

Danik menambahkan, suara politisi itu suara rakyat. Jika bicara tidak sembarang, harus pakai data yang valid.

Kalau politisi asal kutip, kasihan rakyat jadi korban hoaks melulu” kata Danik.

3 komentar:

  1. KOK jadi Tolol sih amin rais sama anaknya, rendah banget sih ?

    BalasHapus
  2. Emank udah satu keluarga itu tukang tipu..
    gak ada harga dirinya lagi udah tuh 1 keluarga, kalau dulu gak tipu2 mana mungkin jadi ketua MPR si sengkuni ,,

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Yuk Segera bergabung dan bermain di GarudaQQ Poker Online Terpercaya